Menu

+1 888 957 9521

Info@root66raceseries.com

46 Main Rd Westhampton

Massachusetts, USA

Monday - Friday 09:00 - 17:00

Sat: 10:00 - 12:00 Sunday Closed

peningkatan infrastruktur yang signifikan terutama di jalan
0 Comments

Tour De Singkarak 2018, Budaya Minang Lepas Peserta Pada Etape Pertama

Tidak dapat dipungkiri, bahwa budaya pada tanah Minang memang memiliki tingkat yang luar biasa. Keadilan budaya tanah Minang selalu mampu memukau para mata yang memandang nya. Inilah kemudian yang ditunjukkan oleh pihak kota Bukittinggi pada Pelepasan etape pertama tour de Singkarak 2018 yang dilakukan pada Minggu, 4 November 2018 kemarin. Pada Pelepasan tersebut, dihadirkan tari piring serta pencak silat yang kemudian berhasil menyedot isi para penonton dan juga pembalap yang berada di tempat tersebut.

Pelepasan etape pertama tour de Singkarak 4 November 2018

Dikutip dari menteri pariwisata, Arif Yahya, beliau mengatakan bahwa inilah nilai dari Sumatera Barat di mana tour de Singkarak kemudian dapat berubah menjadi salah satu Etalase seni budaya. Hal ini juga sama menariknya dengan keindahan alam yang ditawarkan. Suguhan tersebut menjadi salah satu Etalase dalam bingka yang besar untuk pariwisata pada daerah Sumatera.

Tidak main main, suguhan budaya yang kemudian ditampilkan dalam Pelepasan tersebut juga dilakukan dengan maksimal serta atraktif. Gerakan para pesilat sangat Seirama dengan hentakan dari Gandang Tasa. Tari piring yang dihadirkan juga sangat memulai, para penari terlihat sangat dinamis dan juga mampu memanaskan suasana yang ada di tempat tersebut. Para penari bahkan sampai berani untuk melompat lompat pada pecahan kaca dan kemudian tidak mendapatkan luka sedikitpun. Bukan hanya sampai situ saja, terdapat tampilan lain yaitu atraksi permainan api pada akhir tarian yang merupakan salah satu bentuk manis yang membakar semangat para pembalap yang akan berjuang.

Dikutip dari wakil gubernur Sumatera Barat, yaitu Nasrul Abit, beliau mengatakan bahwa sensasi terbaik memang sengaja ditampilkan ketika ajang tour de Singkarak dilakukan. Suguhan subuhan tersebut juga selalu beragam dan menunjukkan kekuatan dari pariwisata di wilayah Sumatera Barat. Hal ini juga menjadi salah satu promosi pariwisata sehingga tour de Singkarak mampu mengangkat pariwisata di wilayah Sumatera Barat. Bahkan sampai saat ini, dampak positif dari adanya ajang tour de Singkarak sudah didasarkan oleh masyarakat Sumatera Barat terutama ketika penyelenggaraan acara sedang diadakan. Banyak sekali wisatawan wisatawan yang datang untuk menyewa hotel, mencari Sovenir, oleh oleh, dan juga mencicipi berbagai makanan.

Dampak positif lain dari ajang tersebut adalah peningkatan infrastruktur yang signifikan, terutama jalan jalan yang akan dilalui oleh para peserta balap sepeda. Jalanan menjadi semakin mulus dan juga terpelihara dengan baik. Bahkan, angka kunjungan dari pada bisa Tawan ke daerah Sumatera Barat terus meningkat pada tiap tahun. Dilihat dari data badan pusat statistik per bulan Desember 2017, kunjungan wisatawan ke daerah Sumatera Barat naik sebesar 63,98% yaitu menjadi total 8586 orang pada tiap tahun.

Staf ahli menteri bidang Multikultural kementerian pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan bahwa dirinya sudah tidak melakukan lagi eksistensi dari ajang tour de Singkarak. Usia tour de Singkarak yang sudah mencapai satu dekade ini sangat layak untuk menjadi salah satu rujukan untuk acara acara serupa di wilayah tanah air yang lainnya. Tour de Singkarak memberikan salah satu inspirasi besar untuk acara serupa yang ada di tanah air. Maka dari itu, kementerian pariwisata akan terus memberikan komitmen dan mendukung acara tersebut. Di tahun 2018 ini, tour de Singkarak sudah memasuki tahun pelaksanaan yang ke 10. Terdapat 22 Tim dengan total peserta yaitu 122 pembalap yang berasal dari 13 negara berbeda. Peserta akan melintasi 15 kabupaten Atau kota yang berada di provinsi Sumatera Barat. Jarak yang ditempuh kurang lebih 1267 km untuk total hadiah mencapai 2,3 M.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: