+1 888 957 9521

Info@root66raceseries.com

46 Main Rd Westhampton

Massachusetts, USA

Monday - Friday 09:00 - 17:00

Sat: 10:00 - 12:00 Sunday Closed

Menu
0 Comments

Hal Menarik Dari Tour De Singkarak Yang Berkesan di Mata Pembalap Sepeda Dunia



Bagi Anda para pecinta bersepeda, tentu Anda pernah mendengar mengenai tour de Singkarak. Tour de Singkarak ini sudah berjalan selama kurang lebih 10 tahun. Dalam periode periode tersebut, tour de Singkarak selalu berhasil untuk menarik Animo dari para pembalap pembalap yang berasal dari seluruh Penjuru dunia, khususnya pembalap sepeda.

Sebagai informasi, tour de Singkarak tersebut pertama kali diadakan pada 23 April sampai 3 Mei 2009 silam. Lomba ini dicetuskan oleh pihak kementerian kebudayaan dan pariwisata Indonesia. Selain peran kementerian pariwisata, tour de Singkarak juga didukung penuh oleh pemerintah provinsi Sumatera Barat serta kabupaten atau kota yang darahnya akan dilalui oleh para peserta balap sepeda tersebut.

Di edisi pertama delapan tour de Singkarak tersebut, ajang ini diikuti oleh kurang lebih 21 Tim yang berasal dari total 15 negara berbeda. Para pembalap pembalap tersebut melalui jarak hingga 459 km dan juga memperebutkan hadiah yang totalnya mencapai 600 Juta rupiah. Kemudian dari tahun ke tahun, ajang tour de Singkarak tersebut kian diminati. Bahkan, balap sepeda ini sudah memasuki kalender union Cycling Internasional asia tour sebagai salah satu ajang tahunan yang wajib untuk diselenggarakan.

Kemudian pada ajang tour de Singkarak 2018 ini tercatat kurang lebih 107 pembalap sepeda yang berasal dari 20 Tim berbeda yang turut berperan dalam balapan tersebut. Pembalap pembalap ini berasal dari kurang lebih 14 negara, dimulai dari Jepang, Jerman, Filipina, Korea Selatan, Belanda, Ukraina, Kolombia, Malaysia, Iran, Thailand, dan juga tentunya tuan rumah yaitu Indonesia.

Peningkatan jumlah peserta tentunya tidak lepas dari ajang tour de Singkarak yang memang telah diorganisir dengan sangat baik, serta juga mendapatkan dukungan secara penuh dari pihak pemerintah Sumatera Barat itu sendiri. Namun bukan hanya itu saja, terdapat beberapa faktor lain yang membuat para pembalap dunia tertarik untuk berpartisipasi di dalam ajang tour de Singkarak. Berikut adalah beberapa hal yang membuat pembalap terus ingin berperan dalam ajang tersebut :

Budaya serta kuliner

Tidak dapat dipungkiri bahwa memang kuliner serta kebudayaan yang ada di Sumatera Barat menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan baik di dalam ataupun di luar negeri. Hal ini juga di akui oleh para pembalap yang berperan dalam ajang tour de Singkarak. Mereka mengatakan bahwa mereka sangat menyukai makanan makanan yang ada di kawasan tersebut. Mereka juga sangat mengagumi kebudayaan di Sumatera Barat khususnya untuk ke rumah yang menggunakan atap tradisional atau biasa dikenal dengan rumah Gadang.

Jalur serta keindahan alam

Tour de Singkarak adalah ajang balap sepeda yang memiliki hutan paling panjang di kawasan Asia. Bahkan hingga saat ini pergi Singkarak akan menempuh jarak 1244,1 km di tahun 2018 ini. Walaupun lintasannya terbilang cukup berat, para pembalap mengatakan bahwa mereka puas untuk mengikuti balapan karena telah diberikan suguhan keindahan alam yang luar biasa, dimulai dari Danau Singkarak, istana basa Pagaruyung, pantai Cimpago, danau Maninjau, dan juga lembah Harau.

Hadiah yang menggiurkan

Dari awal kemunculan ajang tersebut, hadiah yang ditawarkan sudah terbilang FANTASTIS. Jika pada ajang perdana hadiah yang ditawarkan adalah 600 juta rupiah, maka pada tahun 2018 ini hadiah yang ditawarkan yaitu sebesar 2,3 Miliar rupiah.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: